Kau tahu kapan benang-benang hujan manjerat malam-malam kita?
Memadu kasih hanya kita berdua
Kapan borgol cinta memasung hatiku, lalu memenjarakan dalam hatimu?
Aku pun tak tahu.
Satu hal yang aku tahu
Aku lebih beruntung dari bulan purnama penuh ditemani bintang
Saat kau menjadi tongkat dalam meraih asa
Saat kau menabur kata-katamu dalam gundah
Tetaplah disini menjadi sahabatku
Bukannya enggan menyambut cinta tulusmu,,
Cuma aku tak diberi peran dalam takdir,menjadi orang yang bisa menjaga cintamu
Tidak atau mungkin belum
Maaf…
Titik cintamu,,,,titik cintaku,,,,
Sang Sutradara Agung yang tahu
No comments:
Post a Comment